Pertemuan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan Marioriawa

154

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan  Marioriawa dalam hal ini bapak Ir. Sukarni menyampaikan perlunya kelompok tani memahami peraturan Menteri Pertanian No. 273/kpts/ot.160/4/2007 tentang kelembagaan gapoktan dan kelompok tani. Bapak koordianator BPP menegaskan kepada kelompok tani agar kiranya di butuhkan kerjasamanya demi tercapainya petani yang sejahterah selain itu juga menyampaikan bahwa prestasi yang ada di kecamatan marioriawa sangat luar biasa karena mulai dari yang terbaik sampai yang terburuk ada di kec. Marioriawa.

Selain itu keberhasilan penyuluh ada pada kelompok tani juga untuk itu sangat diperlukan eksistensi kelompok tani untuk mengolah dengan baik program bantuan yang di salurkan oleh pemerintah kepada petani terlepas dari itu dengan hadirnya APBN-P 2017 dengan mahasiswa pendamping akan membantu kami dalam menyukseskan kegiatan kami kedepannya khusus UPSUS kedelai.

Dinas Pertanian kab. Soppeng dalam hal ini diwakili oleh Ibu Yanni Mustafa menyampaikan 1000 kelompok tani yang ada di kab. Soppeng hanya 800 yang terdaftar selain itu banyak kelompok tani tumpang tindih dan banyak PNS di dalamnya sehingga mulai sekarang harus di tertibkan selain itu persyaratan utama agar dapat memperoleh bantuan pemerintah harus memiliki SKT (Surat Keterangan Terdaftar) dan memiliki AD/ART agar bantuan APBD dapat di salurkan secara langsung.ungkapnya

Kegiatan ini di hadiri oleh Koordinator Fungsional Penyuluh kab. Soppeng,Koordinator penyuluh BPP kec. Maroriawa, Babinsa Marioriawa, ketua kelompok tani, KTNA Desa/Kelurahan, dan penyuluh pertanian.