Pembuatan PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA)

354

PGPR atau Plant Growth Promoting Rhizobacteria adalah mikroorganisme menguntungkan yang hidup di sekitar perakaran, berupa kumpulan berbagai bakteri yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan mengendalikan penyakit tanaman. Jika di daerah perakaran suatu tanaman kekurangan mikroorganisme menguntungkan maka akan menyebabkan tanaman mudah terserang penyakit seperti layu dan busuk akar. Selain itu tanaman juga akan mengalami hambatan dalam pertumbuhan (kurang subur).

Adapun penyakit tanaman yang dapat dikendalikan seperti layu Fusarium, penyakit busuk batang phytophora, penyakit layu bakteri pada pisang, family solanaceae dan kacang-kacangan, Schlerotium, Rhizoctonia, Blast dan Antraknose. Mengingat banyaknya manfaat PGPR yang pembuatannya sangat mudah dan murah meriah serta bahan utama yang banyak tersedia di alam sekitar kita, maka disini kami akan menuliskan cara pembuatannya, sebagai berikut :

Alat :

1. Jerigen 10 L atau 20 L

2. Panci 10 L

3. Pisau & talenan

4. Corong & Saringan

5. Kompor

Bahan :

1. 100 gr akar bambu beserta tanahnya

2. 10 L air matang (air yang digunakan bukan air PDAM / air yang sudah terpapar zat kimia lain. Bisa menggunakan air sumur, air sungai, air kolam atau air hujan)

3. 400 gr gula merah/aren

4. 200 gr terasi

5. 1 bungkus vetsin (@ Rp. 1000)

Cara Pembuatan :

1. Pembuatan larutan biang

a) 100 gr akar bambu beserta tanahnya direndam dalam 1 liter air matang dingin (bisa diganti dengan akar putri malu, atau akar rumput gajah atau akar alang-alang. Semua akar diambil beserta dengan tanahnya).

b) Rendam selama 2-3 hari.

c) Saring bahan biang yang sudah direndam

d) Larutan biang telah siap.

2. Pembuatan PGPR

a) Didihkan 10 liter air, setelah mendidih masukan gula, terasi, diamkan mendidih sampai  20 menit.

b) Setelah 20 menit dari mendidih, matikan kompor dan dinginkan.

c) Setelah dingin, masukan vetsin dan larutan biang , aduk hingga homogen/tercampur rata.

d) Masukan larutan yang sudah tercampur rata ke dalam jerigen dengan bantuan corong dan saringan.

e) Tutup rapat jerigen

f) Buka dan kocok-kocok (digoyang-goyang) sehari sekali untuk mengeluarkan uap dari proses fermentasi.

g) Setelah 10-15 hari PGPR siap digunakan

 

Sumber :cybex.pertanian.go.id/…/pembuatan-pgpr-plant-growth-promoting-rhizobacteria